Rabu, 22 Juli 2009

PSIKOLOGI REMAJA

Kata “remaja” berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity (Golinko, 1984 dalam Rice, 1990). Banyak tokoh yang memberikan definisi tentang remaja, seperti DeBrun (dalam Rice, 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implisit melalui pengertian masa remaja (adolescence).

Menurut Papalia dan Olds (2001), masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun.

Menurut Adams & Gullota (dalam Aaro, 1997), masa remaja meliputi usia antara 11 hingga 20 tahun. Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun). Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa.

Papalia & Olds (2001) berpendapat bahwa masa remaja merupakan masa antara kanak-kanak dan dewasa. Sedangkan Anna Freud (dalam Hurlock, 1990) berpendapat bahwa pada masa remaja terjadi proses perkembangan meliputi perubahan-perubahan yang berhubungan dengan perkembangan psikoseksual, dan juga terjadi perubahan dalam hubungan dengan orangtua dan cita-cita mereka, dimana pembentukan cita-cita merupakan proses pembentukan orientasi masa depan.

Transisi perkembangan pada masa remaja berarti sebagian perkembangan masa kanak-kanak masih dialami namun sebagian kematangan masa dewasa sudah dicapai (Hurlock, 1990). Bagian dari masa kanak-kanak itu antara lain proses pertumbuhan biologis misalnya tinggi badan masih terus bertambah. Sedangkan bagian dari masa dewasa antara lain proses kematangan semua organ tubuh termasuk fungsi reproduksi dan kematangan kognitif yang ditandai dengan mampu berpikir secara abstrak (Hurlock, 1990; Papalia & Olds, 2001).

Yang dimaksud dengan perkembangan adalah perubahan yang terjadi pada rentang kehidupan (Papalia & Olds, 2001). Perubahan itu dapat terjadi secara kuantitatif, misalnya pertambahan tinggi atau berat tubuh; dan kualitatif, misalnya perubahan cara berpikir secara konkret menjadi abstrak (Papalia dan Olds, 2001). Perkembangan dalam kehidupan manusia terjadi pada aspek-aspek yang berbeda. Ada tiga aspek perkembangan yang dikemukakan Papalia dan Olds (2001), yaitu: (1) perkembangan fisik, (2) perkembangan kognitif, dan (3) perkembangan kepribadian dan sosial.

Aspek-aspek perkembangan pada masa remaja
Perkembangan fisik
Yang dimaksud dengan perkembangan fisik adalah perubahan-perubahan pada tubuh, otak, kapasitas sensoris dan ketrampilan motorik (Papalia & Olds, 2001). Perubahan pada tubuh ditandai dengan pertambahan tinggi dan berat tubuh, pertumbuhan tulang dan otot, dan kematangan organ seksual dan fungsi reproduksi. Tubuh remaja mulai beralih dari tubuh kanak-kanak yang cirinya adalah pertumbuhan menjadi tubuh orang dewasa yang cirinya adalah kematangan. Perubahan fisik otak sehingga strukturnya semakin sempurna meningkatkan kemampuan kognitif (Piaget dalam Papalia dan Olds, 2001).

Perkembangan Kognitif
Menurut Piaget (dalam Santrock, 2001), seorang remaja termotivasi untuk memahami dunia karena perilaku adaptasi secara biologis mereka. Dalam pandangan Piaget, remaja secara aktif membangun dunia kognitif mereka, di mana informasi yang didapatkan tidak langsung diterima begitu saja ke dalam skema kognitif mereka. Remaja sudah mampu membedakan antara hal-hal atau ide-ide yang lebih penting dibanding ide lainnya, lalu remaja juga menghubungkan ide-ide tersebut. Seorang remaja tidak saja mengorganisasikan apa yang dialami dan diamati, tetapi remaja mampu mengolah cara berpikir mereka sehingga memunculkan suatu ide baru.

Perkembangan kognitif adalah perubahan kemampuan mental seperti belajar, memori, menalar, berpikir, dan bahasa. Piaget (dalam Papalia & Olds, 2001) mengemukakan bahwa pada masa remaja terjadi kematangan kognitif, yaitu interaksi dari struktur otak yang telah sempurna dan lingkungan sosial yang semakin luas untuk eksperimentasi memungkinkan remaja untuk berpikir abstrak. Piaget menyebut tahap perkembangan kognitif ini sebagai tahap operasi formal (dalam Papalia & Olds, 2001).

Tahap formal operations adalah suatu tahap dimana seseorang sudah mampu berpikir secara abstrak. Seorang remaja tidak lagi terbatas pada hal-hal yang aktual, serta pengalaman yang benar-benar terjadi. Dengan mencapai tahap operasi formal remaja dapat berpikir dengan fleksibel dan kompleks. Seorang remaja mampu menemukan alternatif jawaban atau penjelasan tentang suatu hal. Berbeda dengan seorang anak yang baru mencapai tahap operasi konkret yang hanya mampu memikirkan satu penjelasan untuk suatu hal. Hal ini memungkinkan remaja berpikir secara hipotetis. Remaja sudah mampu memikirkan suatu situasi yang masih berupa rencana atau suatu bayangan (Santrock, 2001). Remaja dapat memahami bahwa tindakan yang dilakukan pada saat ini dapat memiliki efek pada masa yang akan datang. Dengan demikian, seorang remaja mampu memperkirakan konsekuensi dari tindakannya, termasuk adanya kemungkinan yang dapat membahayakan dirinya.

Pada tahap ini, remaja juga sudah mulai mampu berspekulasi tentang sesuatu, dimana mereka sudah mulai membayangkan sesuatu yang diinginkan di masa depan. Perkembangan kognitif yang terjadi pada remaja juga dapat dilihat dari kemampuan seorang remaja untuk berpikir lebih logis. Remaja sudah mulai mempunyai pola berpikir sebagai peneliti, dimana mereka mampu membuat suatu perencanaan untuk mencapai suatu tujuan di masa depan (Santrock, 2001).

Salah satu bagian perkembangan kognitif masa kanak-kanak yang belum sepenuhnya ditinggalkan oleh remaja adalah kecenderungan cara berpikir egosentrisme (Piaget dalam Papalia & Olds, 2001). Yang dimaksud dengan egosentrisme di sini adalah “ketidakmampuan melihat suatu hal dari sudut pandang orang lain” (Papalia dan Olds, 2001). Elkind (dalam Beyth-Marom et al., 1993; dalam Papalia & Olds, 2001) mengungkapkan salah satu bentuk cara berpikir egosentrisme yang dikenal dengan istilah personal fabel.

Personal fabel adalah “suatu cerita yang kita katakan pada diri kita sendiri mengenai diri kita sendiri, tetapi [cerita] itu tidaklah benar” . Kata fabel berarti cerita rekaan yang tidak berdasarkan fakta, biasanya dengan tokoh-tokoh hewan. Personal fabel biasanya berisi keyakinan bahwa diri seseorang adalah unik dan memiliki karakteristik khusus yang hebat, yang diyakini benar adanya tanpa menyadari sudut pandang orang lain dan fakta sebenarnya. Papalia dan Olds (2001) dengan mengutip Elkind menjelaskan “personal fable” sebagai berikut :

“Personal fable adalah keyakinan remaja bahwa diri mereka unik dan tidak terpengaruh oleh hukum alam. Belief egosentrik ini mendorong perilaku merusak diri [self-destructive] oleh remaja yang berpikir bahwa diri mereka secara magis terlindung dari bahaya. Misalnya seorang remaja putri berpikir bahwa dirinya tidak mungkin hamil [karena perilaku seksual yang dilakukannya], atau seorang remaja pria berpikir bahwa ia tidak akan sampai meninggal dunia di jalan raya [saat mengendarai mobil], atau remaja yang mencoba-coba obat terlarang [drugs] berpikir bahwa ia tidak akan mengalami kecanduan. Remaja biasanya menganggap bahwa hal-hal itu hanya terjadi pada orang lain, bukan pada dirinya”.

Pendapat Elkind bahwa remaja memiliki semacam perasaan invulnerability yaitu keyakinan bahwa diri mereka tidak mungkin mengalami kejadian yang membahayakan diri, merupakan kutipan yang populer dalam penjelasan berkaitan perilaku berisiko yang dilakukan remaja (Beyth-Marom, dkk., 1993). Umumnya dikemukakan bahwa remaja biasanya dipandang memiliki keyakinan yang tidak realistis yaitu bahwa mereka dapat melakukan perilaku yang dipandang berbahaya tanpa kemungkinan mengalami bahaya itu.

Beyth-Marom, dkk (1993) kemudian membuktikan bahwa ternyata baik remaja maupun orang dewasa memiliki kemungkinan yang sama untuk melakukan atau tidak melakukan perilaku yang berisiko merusak diri (self-destructive). Mereka juga mengemukakan adanya derajat yang sama antara remaja dan orang dewasa dalam mempersepsi self-invulnerability. Dengan demikian, kecenderungan melakukan perilaku berisiko dan kecenderungan mempersepsi diri invulnerable menurut Beyth-Marom, dkk., pada remaja dan orang dewasa adalah sama.

Perkembangan kepribadian dan sosial
Yang dimaksud dengan perkembangan kepribadian adalah perubahan cara individu berhubungan dengan dunia dan menyatakan emosi secara unik; sedangkan perkembangan sosial berarti perubahan dalam berhubungan dengan orang lain (Papalia & Olds, 2001). Perkembangan kepribadian yang penting pada masa remaja adalah pencarian identitas diri. Yang dimaksud dengan pencarian identitas diri adalah proses menjadi seorang yang unik dengan peran yang penting dalam hidup (Erikson dalam Papalia & Olds, 2001).

Perkembangan sosial pada masa remaja lebih melibatkan kelompok teman sebaya dibanding orang tua (Conger, 1991; Papalia & Olds, 2001). Dibanding pada masa kanak-kanak, remaja lebih banyak melakukan kegiatan di luar rumah seperti kegiatan sekolah, ekstra kurikuler dan bermain dengan teman (Conger, 1991; Papalia & Olds, 2001). Dengan demikian, pada masa remaja peran kelompok teman sebaya adalah besar.

Pada diri remaja, pengaruh lingkungan dalam menentukan perilaku diakui cukup kuat. Walaupun remaja telah mencapai tahap perkembangan kognitif yang memadai untuk menentukan tindakannya sendiri, namun penentuan diri remaja dalam berperilaku banyak dipengaruhi oleh tekanan dari kelompok teman sebaya (Conger, 1991).

Kelompok teman sebaya diakui dapat mempengaruhi pertimbangan dan keputusan seorang remaja tentang perilakunya (Beyth-Marom, et al., 1993; Conger, 1991; Deaux, et al, 1993; Papalia & Olds, 2001). Conger (1991) dan Papalia & Olds (2001) mengemukakan bahwa kelompok teman sebaya merupakan sumber referensi utama bagi remaja dalam hal persepsi dan sikap yang berkaitan dengan gaya hidup. Bagi remaja, teman-teman menjadi sumber informasi misalnya mengenai bagaimana cara berpakaian yang menarik, musik atau film apa yang bagus, dan sebagainya (Conger, 1991).

Ciri-ciri Masa Remaja
Masa remaja adalah suatu masa perubahan. Pada masa remaja terjadi perubahan yang cepat baik secara fisik, maupun psikologis. Ada beberapa perubahan yang terjadi selama masa remaja.

  1. Peningkatan emosional yang terjadi secara cepat pada masa remaja awal yang dikenal dengan sebagai masa storm & stress. Peningkatan emosional ini merupakan hasil dari perubahan fisik terutama hormon yang terjadi pada masa remaja. Dari segi kondisi sosial, peningkatan emosi ini merupakan tanda bahwa remaja berada dalam kondisi baru yang berbeda dari masa sebelumnya. Pada masa ini banyak tuntutan dan tekanan yang ditujukan pada remaja, misalnya mereka diharapkan untuk tidak lagi bertingkah seperti anak-anak, mereka harus lebih mandiri dan bertanggung jawab. Kemandirian dan tanggung jawab ini akan terbentuk seiring berjalannya waktu, dan akan nampak jelas pada remaja akhir yang duduk di awal-awal masa kuliah.
  2. Perubahan yang cepat secara fisik yang juga disertai kematangan seksual. Terkadang perubahan ini membuat remaja merasa tidak yakin akan diri dan kemampuan mereka sendiri. Perubahan fisik yang terjadi secara cepat, baik perubahan internal seperti sistem sirkulasi, pencernaan, dan sistem respirasi maupun perubahan eksternal seperti tinggi badan, berat badan, dan proporsi tubuh sangat berpengaruh terhadap konsep diri remaja.
  3. Perubahan dalam hal yang menarik bagi dirinya dan hubungan dengan orang lain. Selama masa remaja banyak hal-hal yang menarik bagi dirinya dibawa dari masa kanak-kanak digantikan dengan hal menarik yang baru dan lebih matang. Hal ini juga dikarenakan adanya tanggung jawab yang lebih besar pada masa remaja, maka remaja diharapkan untuk dapat mengarahkan ketertarikan mereka pada hal-hal yang lebih penting. Perubahan juga terjadi dalam hubungan dengan orang lain. Remaja tidak lagi berhubungan hanya dengan individu dari jenis kelamin yang sama, tetapi juga dengan lawan jenis, dan dengan orang dewasa.
  4. Perubahan nilai, dimana apa yang mereka anggap penting pada masa kanak-kanak menjadi kurang penting karena sudah mendekati dewasa.
  5. Kebanyakan remaja bersikap ambivalen dalam menghadapi perubahan yang terjadi. Di satu sisi mereka menginginkan kebebasan, tetapi di sisi lain mereka takut akan tanggung jawab yang menyertai kebebasan tersebut, serta meragukan kemampuan mereka sendiri untuk memikul tanggung jawab tersebut.

Tugas perkembangan remaja
Tugas perkembangan remaja menurut Havighurst dalam Gunarsa (1991) antara lain :

  • memperluas hubungan antara pribadi dan berkomunikasi secara lebih dewasa dengan kawan sebaya, baik laki-laki maupun perempuan
  • memperoleh peranan sosial
  • menerima kebutuhannya dan menggunakannya dengan efektif
  • memperoleh kebebasan emosional dari orangtua dan orang dewasa lainnya
  • mencapai kepastian akan kebebasan dan kemampuan berdiri sendiri
  • memilih dan mempersiapkan lapangan pekerjaan
  • mempersiapkan diri dalam pembentukan keluarga
  • membentuk sistem nilai, moralitas dan falsafah hidup

Erikson (1968, dalam Papalia, Olds & Feldman, 2001) mengatakan bahwa tugas utama remaja adalah menghadapi identity versus identity confusion, yang merupakan krisis ke-5 dalam tahap perkembangan psikososial yang diutarakannya. Tugas perkembangan ini bertujuan untuk mencari identitas diri agar nantinya remaja dapat menjadi orang dewasa yang unik dengan sense of self yang koheren dan peran yang bernilai di masyarakat (Papalia, Olds & Feldman, 2001).

Untuk menyelesaikan krisis ini remaja harus berusaha untuk menjelaskan siapa dirinya, apa perannya dalam masyarakat, apakah nantinya ia akan berhasil atau gagal yang pada akhirnya menuntut seorang remaja untuk melakukan penyesuaian mental, dan menentukan peran, sikap, nilai, serta minat yang dimilikinya.


Sumber Pustaka

Aaro, L.E. (1997). Adolescent lifestyle. Dalam A. Baum, S. Newman J. Weinman, R. West and C. McManus (Eds). Cambridge Handbook of Psychology, Health and Medicine (65-67). Cambridge University Press, Cambridge.

Beyth-Marom, R., Austin, L., Fischhoff, B., Palmgren, C., & Jacobs-Quadrel, M. (1993). Perceived consequences of risky behaviors: Adults and adolescents. Journal of Developmental Psychology, 29(3), 549-563

Conger, J.J. (1991). Adolescence and youth (4th ed). New York: Harper Collins

Deaux, K.,F.C,and Wrightman,L.S. (1993). Social psychology in the ‘90s (6th ed.). California : Brooks / Cole Publishing Company.

Gunarsa, S.D. (1988). Psikologi remaja. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Gunarsa, S.D. (1990). Dasar dan teori perkembangan anak. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Hurlock, E. B. (1990). Developmental psychology: a lifespan approach. Boston: McGraw-Hill.

Hurlock, E. B. (1973). Adolescent development. Tokyo: McGraw-Hill Kogakusha.

Monks, F.J., Knoers, A. M. P., Haditono, S. R. (1991) Psikologi perkembangan : Pengantar dalam berbagai bagiannya (cetakan ke-7). Yogya: Gajah Mada University Press.

Papalia, D E., Olds, S. W., & Feldman, Ruth D. (2001). Human development (8th ed.). Boston: McGraw-Hill

Rice, F.P. (1990). The adolescent development, relationship & culture (6th ed.). Boston: Ally & Bacon

Santrock, J.W. (2001). Adolescence (8th ed.). North America: McGraw-Hill.

sumber : http://rumahbelajarpsikologi.com/index.php/remaja.html

Filed under: psikologi

Selasa, 21 Juli 2009

PERJALANAN HIDUP



Sewaktu aq masih kecil, aq suka bgt yang namanya ekstream2... tp kini aq perlahan mulai berubah dengan menyukai yg sifat nya scientist... ntah knapa aq jg ga tw mnkn saja lingkungan yg membentuk kepribadian q... tp aq sangt menikmati nya.. kini aq bkan shalman yang dlu lg.. yg dekil, bandel dan asl2an.. kini aq telah menjadi orang yang sangat peduli dengan orang lain... jadi bagi kalian yang mw curhat bisa tanyakan di blog saya ini.. saya akan membantu memberi solusi nya....





Minggu, 19 Juli 2009

Mengenal Dunia

Maroko….Negara apa itu????

Adik-adik jangan salah mengartikan Maroko dengan “merokok” lho..!!! Maroko itu adalah salah satu nama negara di benua Afrika, tepatnya di Afrika bagian Utara. Mungkin negara ini tidak terlalu dikenal oleh adik-adik. Namun adik-adik perlu mengetahui bahwa banyak film-film Holliwood yang dibuat disana. Mungkin adik-adik pernah melihat film Babel?? Itu loh film yang dibintangi sama Brad Pitt?? Nah syuting film tersebut ternyata dilakukan di Maroko.

Nama resmi Maroko adalah Kerajaan Maroko. Negara Maroko dikelilingi oleh Samudera Atlantik, laut Mediterania dan Selat Gibraltar. Ternyata ya adik-adik, Maroko ini belum menjadi anggota Uni Afrika!!! Tapi Maroko sudah masuk menjadi anggota Liga Arab dan juga OKI. Maroko ini mendapatkan kemerdekaan dari Perancis pada tanggal 2 Maret 1956. Bentuk pemerintahan Maroko adalah monarki konstitusional, dengan kepala negaranya adalah seorang raja, dan kepala pemerintahannya seorang perdana menteri. Raja Maroko sekarang bernama Raja Mohammed VI. Ibukota negara Maroko terletak di kota Rabat. Negara ini mengandalkan pariwisatanya sebagai aset utama pendapatan negara. Mata uang Maroko adalah Dirham.

Orang-orang Maroko berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Arab klasik sebagai bahasa nasionalnya, selain itu bahasa Perancis dan Spanyol menjadi bahasa kedua disana. Orang Maroko terkenal dengan dialek “Moroccan Arabic”. Makanan khas Maroko sangatlah unik dan bervariasi. Makanan khas Maroko merupakan bentuk percampuran antara masakan-masakan khas Eropa, Arab dan Afrika. Di tangan para koki Maroko percanpuran ini menjadi makanan khas Maroko yang tidak ada duanya di dunia. Tahu ga adik-adik?? Ternyata orang Maroko sangat menyukai minuman teh hijau yang dicampur dengan mint….wah kayaknya yummi dan seger banget ya…☺

Kalau Indonesia punya dangdut sebagai musik khas kita, maka orang-orang Maroko punya musik “chaabi” sebagai musik khas mereka. Musik Chaabi ini biasa dimainkan di pasar-pasar atau pusat perbelanjaan di Maroko. Di Maroko terdapat satu kota yang sangat terkenal sekali, namanya kota Casablanca. Hehehe….kayak nama salah satu tempat di Jakarta Selatan itu lho ya adik-adik...☺ Casablanca artinya itu “rumah putih”. Di kota Casablanca ini banyak sekali tinggal orang-orang Perancis.

Jumat, 17 Juli 2009

GAMBAR

viernes 17 de julio de 2009

siempre quise viajar en el tiempo contigo


Fotografía: Annie Leibowitz

martes 7 de julio de 2009

domingo 28 de junio de 2009

PASEANDO POR MADRID

De "Melocotón", una de las mejores tiendas de música del foro; 60, 70, psicodelia, beat, flower, new wave, garage...
Hasta "La Dichosa" tarbenita del Conde Duque.
Ay Madrid!!

(fotomóvil)
























(fotomóvil)

viernes 19 de junio de 2009

VUELAN

vuelan sin miedo
mariposas dormidas
entre faldas y coletas
una roja y otra luna
en sus diminutos ojos
inmenso es el azul
que terso acuna el amante
tejiendo oros de sol

vuelan sin miedo
mis amigos de niño
mis niños de mayor
uno late y la otra siembra
el poema y la canción
y con alarido armónico
os beso
mariposas y amigos
que en la sierra
este verano es amor



Para mi amigo Jose y su chica
Roberson (junio 2009)

martes 16 de junio de 2009

La Máquina y la Dama


EL QUINTO FLOYD

Puro Barrett.
Barres con tu sonido a Barrett.
De bar en bar.
Sonidos barriovajeros.
Desbarras en tu barrio.
Barras de barro.
Borras el alcohol.
Fluido rosa de alcanfor.
Barrett rojo y robado.
Berracos del sistema.
Birras para Barrett.
Burros emergentes.
Birrias de barrenos.
De bar en bar: berreamos.

Berrido de Barrett.

Ummagumma es una puta.
Barrett la preñó.

¡Syd, ¿eres tú?!

L. Froüd (06/09)

sábado 13 de junio de 2009

SIMBOLISMO

Oleo de Léon Frédéric

lunes 8 de junio de 2009

MARIPOSAS INVENCIBLES




MARIPOSAS "Gracias dj Toni"

Me siento ligera como una mariposa,
que vuela libre por la tierra,
sintiéndose en libertad, explorando,
extendiendo sus alas abiertas,
para poder volar más rápido.
Su vuelo es fugaz, lento a veces,
contemplando la vida lentamente,
observando todo con sus ojitos
pequeños, pero de un color intenso.
Se para en alguna flor, a oler su aroma,
vuela con otras mariposas,
que encuentra en su camino
disfruta del momento, sin prisas,
nadie la apura, nadie la persigue.
Tiempo de refugiarse en casa
pues el frío empieza a asomar
el calor de la casa caliente
la tranquilidad, el sueño,
le gana poco a poco, se duerme
agotada de tanto volar libre.
Siente como su cuerpo relajado
respira profundamente,
su mente viaja a través del espacio.
Suena música de fondo,
ni el ruido de la calle, la despierta,
necesitaba tener la mente en blanco,
que no piensa, nada la atormenta.
Vuelos de mariposa de colores,
muchos colores tienen sus alas.
Se siente alegre, contenta,
vuelve a ser mariposa en libertad.
Oye los latidos de su corazón,
no se había parado antes,
a ver el resplandor del sol.
Las caricias de las gotas de lluvia
que rozan intentando acariciar sus alas.
El viento susurra a lo lejos,
hora de estar en casa, de anochecer,
la oscuridad, empieza a ganar tiempo,
extraño tiempo que asoma.
Extraña se encuentra la mariposa
con sus nuevas alas, abiertas al aire,
demostrando que esta llena de vida,
dispuesta a volar y volar,
hasta que se canse de viajar.
Vuelos de mariposa,
con ganas de vivir
y en plena libertad...

lunes 1 de junio de 2009

beautiful trash

jueves 28 de mayo de 2009

Algún lugar encontraré

"un ángel me vino a buscar, igual no lo quiero seguir"

lunes 18 de mayo de 2009

I want stay on an island!!










































































Kamis, 16 Juli 2009

SKUAD

20 Pemain Skuad Indonesia All Star

Jum'at, 17 Juli 2009 - 00:56 wib
text TEXT SIZE :
Share
Hendra Mujiraharja - Okezone
JAKARTA - Panitia sudah menentukan 20 pemain skuad Indonesia All Star dari hasil SMS guna menghadapi Manchester United di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (20/7/2009). Tidak ada kejutan dalam pemilihan ini karena pemain itu rata-rata merupakan langganan tim nasional.

Dalam pengumuman skuad Indonesia All Star di Studio JakTV, Kamis (16/7/2009), mulai dari pelatih yang dipimpin Benny Dollo, hingga seluruh anggota Indonesia All Star dihuni pemain langganan Merah Putih di berbagai ajang internasional.

Posisi kiper sudah terpilih tiga nama yakni Fery Rotinsulu, Dian Agus Prasetyo, Markus Harison. Sedangkan lini belakang diperkuat pemain Sriwijaya FC, Charis Yulianto dan beberpa nama lainnya seperti, Ricardo Salampessy, Maman Abdurrachman, Isnan Ali dll.

Sementara itu untuk lini tengah, Ponaryo Astaman masih menjadi pemain bersama Elie Aiboy dan Eka Ramdani. Mereka akan bertarung menghadapi nama-nama besar yang menghuni skuad besutan Sir Alex Ferguson seperti Ryan Giggs, Michael Carrick, dan Park Ji Sung.

Ada pun untuk lini depan, skuad Indonesia All Star bergantung pada duet maut Boas Salossa dan Bambang Pamungkas. Keduaya akan mendapatkan bantuan dari Budi Sudarsono, Saktiawan Sinaga dan Talaohu Abdul Musafry.

Berikut skuad Indonesia All Star:
Kiper: Fery Rotinsulu, Dian Agus Prasetyo, Markus Harison

Defender: Isnan Ali, Muhammad Ridwan, Charis Yulianto, Ricardo Salampessy, Maman Abdurrachman, Nova Arianto, Muhammad Roby, Ismed Sofyan

Gelandang: Syamsul Chairuddin, Ponaryo Astaman, Elie Aiboy, Firman Utina, Eka Ramdani

Striker: Boaz Solossa, Bambang Pamungkas, Budi Sudarsono, Saktiawan Sinaga, Musafry

life style

Jum'at, 17 Juli 2009 10:17 wib

Wanita Seksi Bergairah Seks Tinggi

hl Percaya atau tidak, wanita bertubuh seksi tak hanya menarik di mata pria. Namun, mereka juga lebih menyenangkan bercinta di kamar dibandingkan wanita bertubuh montok. Benarkah?

TREND

  • Jum'at, 17 Juli 2009 09:31 wib

    Giles Deacon Menuju Paris

    Giles Deacon Menuju Paris Sebagai desainer muda berbakat, Giles Deacon memiliki banyak penggemar dan konsumen setia di negaranya, Inggris. Tapi, itu saja belum cukup. Deacon memiliki mimpi yang lebih besar untuk bisa eksis di panggung Paris.
  • Jum'at, 17 Juli 2009 09:17 wib

    Michelle Obama Terima CFDA Awards

    Michelle Obama Terima CFDA Awards Menerima penghargaan spesial atas kontribusi mode tentu merupakan prestasi yang membanggakan. Terlebih bila penghargaan tersebut diserahkan oleh CFDA, salah satu asosiasi mode besar yang membawahi para desainer di seluruh Amerika.
  • Kamis, 16 Juli 2009 15:09 wib

    Cara Membentuk Perut Six Pack

    Six Pack" class="th fl"> Setiap wanita selalu mendambakan perut rata dan kencang, serta bebas dari lemak. Namun, untuk meraihnya bukan perkara mudah. Dibutuhkan latihan rutin untuk meratakan dan mengencangkan perut.
  • Kamis, 16 Juli 2009 11:00 wib

    Rahasia Tubuh Seksi Marisa Miller

    Rahasia Tubuh Seksi Marisa Miller Semua orang pasti sepakat model Victoria's Secret Marisa Miller terlahir dengan wajah cantik dan tubuh yang aduhai. Lantas, bagaimana si pirang ini memiliki tubuh seksi? Mari kita intip rahasianya!

SALON & SPA

Kamis, 16 Juli 2009 17:10 wib

Lola Amaria Terapkan Gaya Hidup Sehat

eurotainment Lola Amaria tahu betul bagaimana cara menerapkan gaya hidup sehat. Baginya, melatih fisik dengan rajin berolahraga merupakan keharusan. Selain itu, ia juga mengonsumsi makanan yang sehat.